Sekarang:

… dan kemarin, dan esok…

Sensasi tertuang tak ingin segera terbuang

lestary hadijaya

Jijik mengerikan jika tak diinginkan. Jangankan melihat. Membayangkannya pun membawa derita hilangnya selera makan.

Tapi ketika gejolak diri tiba saatnya membuka pintu yang ada hanyalah dorongan untuk tumpahkan sebanyak-banyaknya sampai habis. Juga dorongan dari penerima untuk tergenangi agar kali kecil kering akhirnya menjadi danau.

Ketika puncak demi puncak tergapai, bahkan yang paling besar pun sudah tertaklukkan, betina pun masih dan memang ingin rasakan sesuatu yang mengaliri dirinya sebagai banjir bah pembobol bendungan. Sekian detik akal sehat tersingkir. Pembuahan tak terpikir.

Manakala nafsu sudah habis tapi kerinduan akan kehangatan masih memeluk hasrat diri, wanita manapun tetap inginkan tumpahan itu menjadi penuntas perjalanan. Ada rasa sayang jika tumpah. Bahkan saat genangan kekasih mengisi ruang tak jarang pendakian kecil dimulai lagi dalam licin dan kelok gelincir, padahal tongkat sudah menyusut. Tak ada rasa risih lengket dalam sisa nikmat seorang wanita yang tahu seni mempersatukan rasa, padahal dengan segala maaf kadang setelah menuang lelaki merasa tak nyaman dalam rendaman, ingin rasanya berbasuh diri selekasnya.

Seksualitas wanita adalah keajaiban yang mengundang rasa ingin tahu dan pencerahan.

No comments yet»

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: