Sekarang:

… dan kemarin, dan esok…

Titit kecil

even (little) birds are (not) jealous?

Aku tak punya burung sebesar aktor bokep. Bukan apa-apanya dibandingkan punya kuda. Malah aku merasa barangku terlalu mungil. Sempat malu waktu kecil soalnya punya teman lebih panjang dan gemuk. Di kemudian hari aku tahu bahwa ada yang lebih kecil dariku.

Untunglah di saat remajaku aku paham lebih dini tentang makna ukuran penis. Sang perenggut keperjakaanku yang meyakinkan aku bahwa punya tidak kecil. Buktinya kalau ereksi bisa mentok menyentuh ujung lorong meki. Lebih utama lagi aku bisa membuatnya orgasme dan kemudian juga bikin orgasme wanita lain.

Pernah aku keliru memesan pelacur di sebuah kota. Tertipu oleh nomor telepon dan suaranya. Ternyata yang datang STW kempot jelek bau.

Aku mengusirnya dengan halus. Aku nyatakan bahwa aku lelah dan nafsuku hilang setelah masturbasi sendiri maka jadi lemas tak bergairah. Untuk itu aku tetap membayarnya bahkan tambahi ongkos taksi pulang pergi.

Dia sok bijaksana tapi sungguh mengejek, “Malu ya kontolmu kecil? Sini aku bisa bikin gede. Kalo sudah ngaceng kita ngentot!”

Aku diam berdiri dekat TV. Dia berlutut membuka celanaku. Kubiarkan saja. Meskipun merasa sudah siap mental bakal dia cemooh tapi yang terjadi melebihi perkiraanku. Burungku waktui itu tampak lebih kecil dari biasanya. Betul-betul mengerut ke dalam. Layu. Ngumpet di balik jembut, hanya ujungnya yang tampak. Padahal aku tidak kedinginan di ruang es.

Saat itu usiaku 30. Tapi satu hal aku yakin, semua wanita yang mau sama aku dan aku menyukainya menganggap burungku nikmat. Mereka tidak persoalkan ukuran. Beberapa malah takut lihat bokep ada burung besar milik aktor hitam. Malah ada yang mencemooh, “Barang gede tapi ngacengnya tidak pol, keluarnya cuma beberapa tetes, nggak asyik dilihatnya!”

Sang perenggut keperjakaan benar. Burungku bisa memberi kenikmatan pada wanita. Burung yang tidak besar tapi tidak kecil amat itu. Kubaca referensi ternyata mayoritas orang Asia ya cuma segitu penisnyaūüėÄ

Size doesn’t matter.ūüėÄ

Bagaimana spermaku? Kadang banyak. Kadang sedikit (malah cuma beberapa tetes). Kadang kental. Kadang encer.

1 Komentar»

  citra wrote @

Tidak usah minder ttg urusan panjang penis, asal tau cara pakainya perempuan bisa bertekuk lutut sama penis kecil.

Penis kecil buatku ya nyaman aja, enak dikulumnya ga repotūüôā


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: