Sekarang:

… dan kemarin, dan esok…

Pinjam-meminjam CV

cv

Itulah yang terjadi. Sudah jadi rahasia umum. Artinya bukan rahasia lagi dong. Maka semakin ketat syarat jadi rekanan makin ramai pinjam-meminjam CV. Kalau perlu CV bekas karyawan atau partner kerja juga dicopy semaunya. Semata-mata demi tender.

Aku tak tahu etika bisnis macam apakah ini. Yang terbaru adalah tender untuk interior di salah satu clientku. Baik kontraktor maupun konsultan pengawas sama-sama meminjam CV orang lain, bahkan CV salah satu mantanku juge diembat.

“Forget them!” kataku pada client.

Lebih baik ambil newbies. Mereka lagi bangun portofolio dan network, mau bekerja keras, bayaran lebih murah. Untung desainer interiornya setuju.

1 Komentar»

  Paman Tyo wrote @

Saya malah pernah dengar sebuah pabrik genteng beton minjem sertifikat SII pabrik lain.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: