Sekarang:

… dan kemarin, dan esok…

Foto mencumbu susu itu

susu stella

Akhirnya kamu mau menghapus foto itu dari HPmu. Lalu aku memformat kartunya. Aku tahu kamu senang sekali akan gambar aku sedang mencumbu payudaramu yang kenyal padat. Wajah kita dan terutama wajahmu tampak terlihat jelas.

Mulanya kamu menolak menghapus. Kenangan yang indah katamu. Tiada yang bakal tahu katamu. Begitu pula foto aku sedang mencumbu bagian bawahmu yang dtumbuhi helai-helai lembut lurus belum pernah dipangkas itu.

Apa jadinya jika orang rumah tahu anak gadisnya yang di bawah 21 (masih diongkosi orang tua) bercumbu dengan lelaki tua sepantar papimu?

Tak masalah bagiku karena aku bukan siapa-siapa. Bukan artis bukan anggota DPR. Wajahku amat pasaran. Ada di mana-mana. Tidak terlalu khas untuk diidentifikasi.

Tapi kubiarkan kamu menyimpan dokumentasi indah kita yang diambil pakai kameraku. Close up puting merah muda kecoklatan mengeras dengan pori di sekitarnya. Close up bagian amat pribadi yang mengkilat lembab oleh hasrat. Close up kacang kecil yang bisa membuatmu terheran-heran karena dalam rebusan gairah betina muda bisa membesar dua kali lipat. Close up foto ketiakmu yang baunya unik…

Simpanlah sayang sampai kamu bosan. Sampai kamu menyesal pernah dekat dengan bajingan bandot tua ini…

susu stella

Oh Stella!

1 Komentar»

  Ketika payudara dirasa kurang besar « Sekarang: wrote @

[…] bocah. Kamu ini ada-ada saja Stella. Merasa susumu kurang besar. Lalu bercita-cita setelah bekerja akan memperbesar […]


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: