Sekarang:

… dan kemarin, dan esok…

Menikah? Hahahaha

Kita sama-sama tak ingin menikah. Cukup begini sudah senang, katamu. Hanya begini aku bahagia, kataku.

“Pernah bayangin kalo kita nikah?” tanyaku.

“Mas juga pernah bayangin?” tanyamu.

Lalu kita tertawa bersama. Selimut kamu naikkan. Kamu meremas sesuatu milikku.

“Uhhh sombongnya. Cuek aja. Tetep bobo manis ini…” katamu pada punyaku sambil pura-pura cemberut. Jemarimu terus membelai lembut milikku.

Kemudian kepalamu menghilang dalam lindungan selimut. Kamu sedang membangunkan punyaku yang tidur kelelahan setelah mengantarmu ke puncak kekangenan.

Mulut manis. Bibir nakal. Lidah lincah. Oh!

No comments yet»

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: